Mau Menerbitkan Naskah Dengan Cepat? #5HariTerbit #TanpaPenolakan

Kaifa Publishing, sebuah jasa penerbitan dari Bandung. Telah menerbitkan lebih dari 150 judul buku. Ingin bukumu dijual di toko buku? Cara Mudah, terbitkan bersama kami

Jalan-Jalan, Main, Nulis

Berisikan Artikel-artikel menarik tentang berbagai hal. Download dan review film, serta tips menarik lainnya

Mau beriklan disini?

Kami sediakan slider dan space untuk mengiklankan produk anda secara hemat dan mudah

Tampilkan postingan dengan label Interview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Interview. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Mei 2015

Tips Melamar Pekerjaan Secara On-Line

On-line sistem sudah menjadi salah satu yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Termasuk dalam hal mencari pekerjaan. Semakin banyak situs-situs semisal karir.com, jobstreet, dan jobsdb bertebaran. Tujuannya adalah memudahkan para perusahaan maupun pencari kerja dalam menemukan pekerja dan pekerjaan yang sesuai dengan yang diinginkan.
Berikut beberapa tips yang akan membantu Anda memanfaatkan lamaran lowongan online secara maksimal.
  1. Sebelum melamar kerja, bacalah perincian lowongan tersebut serta profil perusahaannya secara seksama. Lamarlah jika Anda berminat dengan lowongan tersebut, dan sesuai dengan kemampuan serta lokasi tempat kerja yang Anda minati.
  2. Perbaharui resume Anda, terutama kontak informasi Anda. Resume yang selalu diperbaharui dan informatif akan membantu perusahaan-perusahaan untuk memahami kecocokan Anda dengan lowongan tersebut.
  3. Jawablah semua pertanyaan pada lamaran kerja dengan seksama. Hal ini akan menciptakan kesan yang baik dan menyatakan keseriusan Anda terhadap lowongan tersebut.
  4. Selalu bersikap profesional dan sopan terhadap para perusahaan-perusahaan!


Sabtu, 16 Mei 2015

Penyebab Utama Gagal Wawancara Kerja

Dalam setiap recruitment karyawan, proses wawancara merupakan hal terpenting, apakah para pelamar kerja diterima atau tidak. Hampir seluruh perusahaan menempatkan proses wawancara di bagian akhir sebelum penandatanganan kontrak. Namun, banyak calon pegawai yang gagal dalam proses ini karena gagal memikat pewawancara. Berikut beberapa penyebab kegagalan dalam proses wawancara yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Apa yang ingin anda raih dalam tahun-tahun mendatang?
Ini sebenarnya klise, tetapi bisa sangat mempengaruhi penilaian pihak perusahaan terhadap diri pelamar. Misalnya, jika Anda melakukan wawancara untuk pekerjaan di media sosial dan Anda mengatakan Anda ingin menjadi direktur kreatif, pihak perusahaan mungkin akan bertanya-tanya, mengapa Anda tidak wawancara untuk pekerjaan desain.

2. Tidak cocok satu sama lain
Jika Anda tidak mendapatkan pekerjaan itu, bukan berarti Anda tidak memiliki bakat, semangat, atau masa depan di bidang yang Anda kejar. Beberapa manajer ingin karyawannya tidak banyak cakap, sementara sebagian lagi ingin calon karyawannya aktif bertanya. Kabar baiknya, Anda bisa direkomendasikan kepada perusahaan lain yang membuka kesempatan yang lebih baik untuk Anda.

3. Anda tidak menindaklanjuti
Perusahaan jelas menanti ucapan terima kasih yang menunjukkan bahwa Anda menginginkan pekerjaan itu. Jika Anda tidak menindaklanjuti, perusahaan bisa menganggap Anda tidak benar-benar menginginkannya.

4. Anda terlalu maju
Jika Anda pernah bekerja selama dua tahun dan telah melakukan pekerjaan yang jauh lebih maju daripada apa yang perusahaan butuhkan, Anda kemungkinan besar tidak akan diterima. Karena, Anda akan bosan! Perusahaan biasanya ingin semua orang yang mereka rekrut bisa merasa tertantang, mengambil langkah-langkah ke depan, dan selalu berkembang.

5. Anda tidak mempersiapkan segalanya
Sebelum menghadiri wawancara, membawa salinan CV Anda adalah tindakan paling minimal. Jika Anda ingin menjadi penulis misalnya, Anda juga harus membawa contoh karya Anda yang pernah diterbitkan untuk ‘dipamerkan’ ke pewawancara.

6. Tidak mempelajari perusahaan sebelum sesi wawancara
Sebelum wawancara, Anda harus melakukan riset sederhana tentang perusahaan yang akan Anda tuju. Dengan cara itu, Anda mendapat referensi tentang perusahaan, dan menunjukkan bahwa Anda memang sudah siap untuk bergabung dengan perusahaan.

7. Anda gugup
Jika Anda gugup, diyakini Anda akan melupakan poin pembicaraan utama, atau menjawab sekenanya tentang pertanyaan yang diajukan.

8. Tidak memiliki pertanyaan yang baik untuk pada akhir sesi wawancara

Bertanya tentang “apa bagian terbaik bekerja di sini?” dan tidak ada yang lain, menunjukkan bahwa pola pikir Anda sangat stagnan.

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com